Analisa Performansi WLAN Menggunakan Opnet

Rusmi Ambarwati

Abstract


Pemanfaatan jaringan WLAN untuk proses belajar mengajar di kelas sudah banyak dilakukan. Jaringan ini banyak dipakai karena mudah dan sederhana dalam implementasi, biaya relatif lebih murah dibandingkan dengan jaringan kabel, mendukung mobilitas user, serta adanya standard yang telah didefinisikan dengan baik. Meskipun demikian, performansi WLAN tidak dapat diprediksi dengan tepat, karena sangat tergantung dengan kondisi lingkungan pada saat digunakan. Kondisi lingkungan dapat berupa lokasi dan banyaknya client yang terhubung dalam satu layanan access point (AP), kondisi ruangan, serta keberadaaan perangkat elektronik lain yang menggunakan frekuensi ISM.

Dalam penelitian ini, performansi WLAN dievaluasi berdasarkan parameter data rate, jenis stasiun yang digunakan (standar 802.11b dan 802.11g), serta batasan fragmentasi frame. Evaluasi performansi WLAN dilakukan melalui simulasi menggunakan opnet MODELER academic edition. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dalam jaringan WLAN802.11, besarnya data rate sangat berpengaruh terhadap kinerja jaringan. Begitu juga dengan stasiun standar 802.11b, meskipun tetap bisa dilayani tetapi keberadaannya menyebabkan penurunan kinerja yang sangat signifikan. Dari 12 stasiun mobile yang ada dalam WLAN, dengan hanya 2 stasiun bertipe 802.11b telah menyebabkan penurunan kinerja sebesar 63% dalam pencapaian throughput. Mekanisme fragmentasi dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kinerja WLAN. Dari hasil simulasi, pemakaian mekanisme fragmentasi berhasil meningkatkan kinerja sebesar 38% sampai 50%.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.