Pemodelan dan Analisis Fault Current Limiter Sebagai Pembatas Arus Hubung Singkat Pada GI Sengkaling Malang

Eko Kuncoro, Hadi Suyono, Rini Nur Hasanah, Hazlie Mokhlis

Abstract


Abstrak— Perkembangan penduduk dan peningkatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu penyebab peningkatan kebutuhan energi listrik. Konsekuensinya, ketersediaan sumber dan prasarana penyaluran energi harus dapat memastikan kualitas catu daya listrik kepada pelanggan. Unjuk kerja sistem daya listrik  harus memenuhi standar teknis dan ekonomis yang menjamin keandalan dan penanggulangan gangguan, misalnya hubung singkat, yang mungkin terjadi. Beberapa peralatan yang dikenal dapat digunakan untuk menangani arus gangguan hubung singkat antara lain reaktor berinti udara, sekring, dan pemutus rangkaian.  Peralatan-peralatan proteksi tersebut pada umumnya hanya dapat merespon setelah dua atau tiga siklus dari saat terjadinya arus gangguan hubung singkat. Pada artikel ini dibahas pemodelan dan analisis unjuk kerja suatu peralatan yang dapat merespon arus gangguan dalam waktu kurang dari dua siklus, yaitu fault current limiter (FCL). Contoh penerapan alat ini disimulasikan pada sistem nyata Gardu Induk Sengkaling Malang. Pada kejadian gangguan satu fasa dan tiga fasa, terbukti alat ini dapat membatasi arus gangguan hubung singkat yang melewati saluran dalam setengah siklus awal.

 

Kata kunciFault Current Limiter, sistem distribusi, gangguan satu fasa, gangguan tiga fasa.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.