Pengaruh Soft Handoff Terhadap Peningkatan Kapasitas Jaringan UMTS

Dwi Fadila Kurniawan, M. Fauzan Edi P, Pradini Puspitaningayu

Abstract


Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) adalah produk dari teknologi selular generasi ketiga yang berasal dari evolusi GSM dengan menggunakan air interace Wideband Code Division Multiple Access (WCDMA). Standarisasi UMTS mengikuti European Telecommunication Standard Institution (ETSI) pada 2 Mbps dan 2 GHz dengan alokasi spektrum 230 MHz, dengan frekuensi downlink 1885-2025 Mhz dan 2110-2200 Mhz untuk uplink. Dalam system ini handoff merupakan bagian mendasar yang mendukung mobilitas user. Handoff bertujuan untuk menyediakan layanan mobile secara kontinyu kepada user yang bergerak hingga melampaui jangkauan suatu sel. Secara umum terdapat tiga jenis handoff yang dapat diterapkan dalam jaringan UMTS yaitu hard handoff, soft handoff dan softer handoff. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh soft handoff pada peningkatan jaringan UMTS. Analisisnya meliputi probabilitas blocking dan probabilitas dropcall karena handoff failure. Setiap analisis untuk soft handoff dibandingkan dengan hard handoff untuk mengetahui peningkatan yang terjadi. Dalam perhitungan digunakan software Matlab7 untuk membantu proses analisis. Saat menerapkan soft handoff peningkatan kapasitas sebesar 9,77%, level penerimaan daya minimum 6,78% lebih kecil dan dropcall probability menurun sebesar - 98% dibanding dengan saat hard handoff. Dengan demikian soft handoff dapat memberikan pengaruh yang lebih baik untuk performa jaringan UMTS.

Kata Kunci— Soft handoff, hard handoff, kapasitas, bloking call, dan dropcall


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.